Berita Terbaru :
Artikel Baru

Industri sewa pesawat atau bisnis penyewaan (lessor) pesawat

Orang terkaya Asia Li Ka-shing berencana masuk ke bisnis penyewaan (lessor) pesawat. Bisnis rental pesawat ini ternyata memang sangat menggiurkan.

Konsultan industri penerbangan Flightglobal menyebut, sekarang ini ada 50 perusahaan lessor pesawat teraktif dengan jumlah 7.500 unit pesawat. Nilai total portofolio industri sewa pesawat global ini mencapai USD200 miliar.

Industri sewa pesawat ini didominasi oleh GECAS, unit usaha dari General Electric Co dan International Lease Finance, yang saat ini bergabung dengan Aercap. Mereka adalah dua lessor terbesar di dunia. Demikian dilansir dari CNBC, Jumat (12/9/2014).

Di sisi lain, lessor yang didukung oleh bank milik China, memiliki potensi untuk tumbuh jauh lebih besar dalam menyerap pasar. Pasalnya, Boeing Co telah memperkirakan, China akan membutuhkan 6.000 pesawat dalam 20 tahun ke depan.

Selama beberapa tahun terakhir, akses mendapatkan dana murah dari perbankan Asia telah mendorong ekspansi para lessor. Antara lain, Bank of China, ICBC, dan Sumitomo Mitsui Financial Group.

Daftar Harga Terbaru Pesawat Airbus

Produsen pesawat Airbus melansir harga jual berbagai jenis pesawatnya di tahun 2014. Harga jual pesawat Airbus per 1 Januari 2014 ini mengalami kenaikan hingga 2,6% secara rata-rata dari tahun 2013.
"Harga baru Airbus hemat bahan bakar dan modern di 2014 ini tak tersaingi," kata Airbus Chief Operating Officer, Costumer John Leahy di situs resminya, Kamis (23\/1\/2014).
John menambahkan, permintaan pesawat terus meningkat per tahunnya dari semua kategori pesawat.
"Kami pun terus mengembangkan usaha dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan," imbuh John.
Pada tahun 2013, Airbus mampu mengirimkan sebanyak 626 pesawat ke seluruh dunia.
Pesawat yang diselesaikan Airbus antara lain pesawat tipe A320 sebanyak 493 unit, tipe A330 sebanyak 108 unit, tipe A380 sebanyak 25 unit. Pengiriman ini meningkat 6,45% dibanding pengiriman tahun 2012.
Berikut daftar harga pesawat Airbus di 2014:
    A318: US$ 71,9 juta atau Rp 719 miliar
    A319: US$ 85,8 juta atau Rp 858 miliar
    A320: US$ 93,9 juta atau Rp 939 miliar
    A321: US$ 110,1 juta atau Rp 1,1 triliun
    A319neo: US$ 94,4 juta atau Rp 940 miliar
    A320neo: US$ 102,8 juta atau Rp 1,02 triliun
    A321neo: US$ 120,5 juta atau Rp 1,20 triliun
    A330-200: US$ 221,7 juta atau Rp 2,21 triliun
    A330-200 Freighter: US$ 224,8 juta atau Rp 2,24 triliun
    A330-300: US$ 245,6 juta atau Rp 2,45 triliun
    A350-800: US$ 260,9 juta atau Rp 2,6 triliun
    A350-900: US$ 295,2 juta atau Rp 2,95 triliun
    A350-1000: US$ 340,7 juta atau Rp 3,4 triliun
    A380: US$ 414,4 juta atau Rp 4,14 triliun


AIRBUS AIRCRAFT
2017 AVERAGE LIST PRICES* (USD millions)

A318

75.9
A319

90.5

A320

99.0
A321

116.0
A319neo

99.5
A320neo

108.4

A321neo

127.0
A330-200

233.8
A330-800 (neo)

254.8
A330-200 Freighter

237.0
A330-300

259.0
A330-900 (neo)

290.6
A350-800

275.1
A350-900

311.2
A350-1000

359.3
A380

436.9




LAYANAN PERIZINAN : Izin Usaha Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU)

Izin Usaha Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU)
Keterangan Umum:

    Pemohon adalah Perusahaan yang Berbadan Hukum Indonesia (BHI) berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang salah satu bidang usahanya bergerak di bidang ekspedisi muatan pesawat udara.
    Izin Usaha EMPU diberikan pada lokasi domisili perusahaan

DASAR HUKUM

    Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan;
    Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
    Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2001 tentang Kebandarudaraan;
    Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan;
    PP No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota
    Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2010 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional;
    Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 5 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Perhubungan;

PERSYARATAN ADMINISTRASI

    Surat permohonan beserta berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dari Pimpinan Perusahaan yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir).
    Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan perusahaan.
    Fotokopi Pengesahan Akta Pendirian/Perubahan perusahaan dari pihak yang berwenang. (untuk Jenis PT disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM)
    Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    Memiliki Penanggung Jawab dibuktikan dengan Fotokopi KTP Direktur Perusahaan.
    Memiliki struktur organisasi perusahaan
    Memiliki modal usaha sesuai ketentuan.
    Menempati tempat usaha baik berupa milik sendiri maupun sewa, yang dibuktikan dengan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) atau Surat Keterangan Domisili Perusahaan dari instansi yang berwenang (kepala desa/kelurahan)
    Memiliki tenaga ahli di bidang Ekspedisi Muatan Pesawat Udara, yang dibuktikan dengan sertifikat/ijazah tenaga ahli tersebut

PERSYARATAN TEKNIS (DILAKUKAN SURVEI OLEH SKPD TEKNIS MELALUI TIM TEKNIS PTSP)

Memiliki sarana penunjang/ peralatan yang memadai.

MASA BERLAKU IZIN

Izin berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usahanya, dan diregistrasi setiap 1 (satu) tahun sekali.

STANDAR BIAYA / RETRIBUSI

Nihil (Rp. 0,-) / Tidak dikenakan biaya /retribusi

WAKTU PENYELESAIAN

Maksimal 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak berkas dinyatakan LENGKAP


Sumber :http://bpptpm.babelprov.go.id

TATA PERIZINAN : PEMBERIAN PERSETUJUAN TERBANG (FLIGHT APPROVAL)

PEMBERIAN PERSETUJUAN TERBANG (FLIGHT APPROVAL)
Persetujuan Direktorat Angkutan Udara
Dasar Hukum :
  1. Undang-Undang nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan;
  2. Peraturan Pemerintah nomor 40 Tahun 1995 Tentang Angkutan Udara;
  3. Peraturan Pemerintah nomor 6 Tahun 2009 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Departemen Perhubungan;
  4. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 25 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara;
  5. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/195/IX/2008 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Persetujuan Terbang (Flight Approval) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/251/XII/2008;
  6. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/2759/XII/2010 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/195/IX/2008 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Persetujuan Terbang (Flight Approval).
Persyaratan :
Kegiatan angkutan udara yang harus memiliki persetujuan terbang (flight approval) terdiri atas :
  1. Angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri yang dilaksanakan di luar persetujuan yang telah diterbitkan, meliputi:
    • Perubahan jadwal penerbangan, yang disebabkan oleh :
      • Gangguan operasional pesawat udara; atau
      • Gangguan operasional bandar udara, seperti pembangunan/pengembangan fasilitas bandar udara, kecelakaan (accident), kejadian (incident) di bandar udara pemberangkatan/tujuan.
    • Penambahan penerbangan (extra flight) apabila terdapat lonjakan permintaan angkutan udara; 
    • Perubahan rute yang telah ditetapkan (re-route) yang disebabkan terganggunya operasional pesawat udara dan/atau terganggunya pelayanan teknis pesawat udara di darat dan/atau terganggunya operasional bandar udara; 
    • Perubahan penggunaan tipe pesawat udara, untuk angkutan udara luar negeri. Dan untuk angkutan udara dalam negeri, apabila mengakibatkan perbedaan kaapsitas tempat duduk lebih dari 25%; 
    • Penempatan pesawat udara (positioning flight) untuk melaksanakan rute penerbangan; atau 
    • Melaksanakan angkutan udara niaga tidak berjadwal sebagai pelengkap dari izin usaha angkutan udara niaga berjadwal.
  2. Angkutan udara niaga tidak berjadwal penumpang dalam negeri yang menggunakan pesawat udara dengan kapasitas lebih dari 30 tempat duduk;
  3. Angkutan udara niaga tidak berjadwal kargo dalam negeri yang menggunakan pesawat udara dengan berat tinggal landas lebih dari 5700 kilogram;
  4. Angkutan udara niaga tidak berjadwal penumpang dan atau kargo luar negeri;
  5. Angkutan udara bukan niaga (general aviation) luar negeri;
  6. Penerbangan lintas wilayah udara Indonesia (overflying) oleh pesawat udara asing;
  7. Pendaratan teknis (technical landing) bukan untuk tujuan komersial oleh pesawat udara asing;
  8. Penerbangan tanpa penumpang umum (ferry flight) untuk ke dan dari luar negeri.
Prosedur Pengajuan Permohonan :
  1. Permohonan diajukan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara c.q Kepala Direktorat Angkutan Udara paling lambat 3 x 24 jam sebelum dilaksanakan penerbangan;
  2. Permohonan persetujuan terbang untuk Angkutan Udara Niaga Berjadwal dilengkapi dengan :
    • Pengisian formulir persetujuan terbang (Flight Approval);
    • Permohonan disertai data dukung yang terdiri atas : 
      • Daftar tunggu (waiting list) untuk penerbangan tambahan (extra flight);
      • Dokumen kontrak charter untuk penerbangan charter;
      • Persetujuan dari instansi yang berwenang di bidang pertahanan (Security Cleareance) untuk penerbangan luar negeri (international);
      • Persetujuan dari instansi yang berwenang di bidang hubungan luar negeri (Diplomatic Clearance) untuk penerbangan luar negeri;dan
      • Data dukung lainnya yg dianggap perlu seperti data dukung rekomendasi dari Direktorat teknis terkait tentang kemampuan landasan dan fasilitas bandara untuk pengoperasian tipe pesawat berkapasitas besar.
  3. Permohonan persetujuan terbang untuk Angkutan Udara Niaga Tidak Berjadwal dilengkapi dengan :
    • Dokumen kontrak charter untuk penerbangan charter;
    • Persetujuan dari instansi yang berwenang di bidang pertahanan (Security Cleareance) untuk penerbangan luar negeri;
    • Persetujuan dari instansi yang berwenang di bidang hubungan luar negeri (Diplomatic Clearance) untuk penerbangan luar negeri;
    • C of A dan C of R untuk pesawat beregistrasi Indonesia;
    • Data dukung lainnya yang diperlukan, sesuai dengan tujuan penerbangan.
Penyelesaian Permohonan :
Untuk persetujuan terbang (flight approval) diterbitkan dalam waktu selambat-lambatnya:
a.    1 x 24 jam, dalam hal persetujuan terbang (flight approval) diterbitkan di luar jam kerja; atau
b.    3 x 24 jam, dalam hal persetujuan terbang (flight approval) diterbitkan di hari libur.
Masa Berlaku :
Izin berlaku untuk 1 (satu) kali penerbangan.

Sumber : http://hubud.dephub.go.id

Rute dan Daftar Harga Tiket Pesawat Tri-MG Intra Asia Airlines

Berikut ini daftar lengkap rute dan harga tiket maskapai Tri-MG Intra Asia Airlines.
Tri-M.G. flies regularly to the following sectors using a B737-300F with registration PK-YGG :
- Jakarta - Singapore (JKT - SIN) and return
- Balikpapan - Singapore (BPN - SIN) and retun
- Jakarta - Balikpapan (JKT - BPN) and return
Tri-MG Asia Airlines (PT Tri-MG Asia Airlines) adalah sebuah maskapai penerbangan yang berpusat di Indonesiadan berbasis di Jakarta. Perusahaan membeli L-410 karena Tri MG melakukan ekspansi ke sektor penumpang. Mereka mengoperasikan 727 dalam penerbangan reguler ke Singapore Changi Airport serta kota-kota lain di Asia Tenggara, seperti malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam. Pada Juli 2008, maskapai ini dicabut izin terbangnya karena tidak layak terbang. Namun, setelah perbaikan di berbagai bagian perusahaan, Tri-MG kembali beroperasi hingga sekarang. Maskapai ini masuk daftar hitam Eropa karena masalah keamanan.

Presidente Nicolau Lobato International Airport Arrivals and Departures

Presidente Nicolau Lobato International Airport it is East Timor Airports. Presidente Nicolau Lobato International Airport (IATA: DIL, ICAO: WPDL), formerly known as Comoro International Airport, is an airport located in Dili, the capital of East Timor. The airport was renamed after Nicolau dos Reis Lobato, an East Timorese politician and national hero.

Presidente Nicolau Lobato International Airport Live Arrivals

Departures


Live flight Arrivals, flight status information for Presidente Nicolau Lobato International Airport, Dili (DIL).

Presidente Nicolau Lobato International Airport Live Departures

Arrivals


Live flight Departures, flight status information for Presidente Nicolau Lobato International Airport, Dili (DIL).

Sydney Kingsford Smith Airport Arrivals and Departures

Sydney (Kingsford Smith) Airport (colloquially Mascot Airport, Kingsford Smith Airport, or Sydney Airport; IATA: SYD, ICAO: YSSY; ASX: SYD) is an international airport located 8 km (5 mi) south of Sydney city centre, in the suburb of Mascot. It is the primary airport serving Sydney, and is a primary hub for Qantas, as well as a secondary hub for Virgin Australia and Jetstar Airways. Situated next to Botany Bay, the airport has three runways, colloquially known as the east–west, north–south and third runways.

Sydney Kingsford Smith Airport Live Arrivals

Departures


Live flight Arrivals, flight status information for Sydney Kingsford Smith Airport (SYD).

Sydney Kingsford Smith Airport Live Departures

Arrivals


Live flight Departures, flight status information for Sydney Kingsford Smith Airport (SYD).
Booking.com
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Alat Berat | Mobil | Sepeda
Copyright © 2011. Pusat Pesawat Terbang - All Rights Reserved
Support by Info Kapal and by Dapur Kita
Proudly powered by Blogger